RSS

AS Tekan Pemerintah soal Natuna

09 Mar
Filed under: Berita Utama — thedi76 @ 10:40 am
Penunjukan Pertamina sebagai pengelola blok migas Natuna membuat marah Amerika Serikat. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan, pemerintah mendapatkan tekanan dari pemerintah AS terkait penunjukan yang sekaligus memutus konsesi ExxonMobil itu.

Pemerintah bahkan mendapat ancaman gugatan ke arbitrase internasional bila bersikeras melakukan terminasi kontrak karya Exxon di ladang gas Natuna. “Pemerintah ingin menaikkan produksi minyak segera. Karena itu, Presiden perintahkan cabut segera konsesi blok Natuna dari Exxon. Marah Amerika Serikat,” ujar Kalla ketika membuka Rakornas III Korps Alumni HMI (KAHMI) di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, kemarin (7/3).

Wapres mengakui, seorang petinggi korporat asing pernah menghadap dirinya dan mengancam akan menggugat pemerintah Indonesia ke arbitrase internasional karena pemutusan kontrak tersebut. Bila gugatan itu dilayangkan, kecil kemungkinan pemerintah Indonesia akan menang karena arbitrase kerap lebih memihak korporasi internasional.

“Saya bilang, mengapa tidak hari ini juga sue (menggugat) pemerintah. Saya katakan, Indonesia pernah sangat susah. Kalau kita kalah, kita tidak akan lebih susah lagi. Akhirnya dia batal tuntut kita,” ungkapnya.

Menurut Kalla, tekanan dari korporat asing maupun pemegang saham tidak diindahkan pemerintah Indonesia. Pemerintah tetap bersikeras mengakhiri kontrak Exxon dengan risiko kalah ketika digugat di arbitrase internasional. “Kita punya kedaulatan. Hak bangsa ini untuk memiliki dan mengelola kekayaan alam sendiri,” katanya.

Wakil Ketua Dewan Penasihat KAHMI itu mengungkapkan, keberanian pemerintah juga tak bisa dilepaskan dari kritik mantan Ketua MPR Amien Rais. Berkali-kali tokoh reformasi itu mengkritik perlakuan istimewa yang diberikan pemerintah kepada korporat asing seperti Exxon dan Freeport. “Ini juga karena Pak Amien sering marah-marah. Saya kira marah-marahnya benar juga walaupun kadang agak berlebihan. Tapi, saya kira, pendapat Beliau realistis. Saya bilang, terima kasih Pak Amien atas marah-marahnya,” kata Kalla disambut tepuk tangan meriah ratusan anggota KAHMI.

Hadir dalam acara tersebut mantan Ketua DPR Akbar Tandjung, Wakil Ketua DPR A.M. Fatwa, Menpera Yusuf Asyari, Menkominfo Muhammad Nuh, Menperin Fahmi Idris, Ketua BPK Anwar Nasution, dan Wagub DKI Jakarta Prijanto.

Meski memuji kritik Amien, Kalla menegaskan bahwa terminasi kontrak ExxonMobil bukan sinyal pemerintah antiinvestasi asing. “Kita tetap butuh investasi asing, tapi yang mendukung kebijakan pemerintah untuk meningkatkan produksi migas bagi kepentingan dalam negeri,” terangnya.

ini peta lepulauan natuna……

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 9, 2008 in politik

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: