RSS

Jika ini adalah kehidupan….

18 Jan

Jika ini adalah kehidupan, aku tak dapat meraihnya. Aku hidup dalam kesunyian jiwa yang selalu ada ketika aku menemukan adanya kepedulian pada sesama, aku tak dapat dan tak dapat aku menemukan cinta yang sangat aku dambakan. Hanyalah hati yang bersih yang dapat memeberikan perasaan yang penuh perhatian dan penjiwaan. Ketika cinta ini mendapat akhir pada jiwa-jiwa yang sangat aku dambakan adalah aku tak dapat mengatakan sepatah kata apapun.
Bunga berwarna ungu itu sangat aku suka. Aku tak dapat memberikan perasaan ini pada beberapa hal yang sangat aku pentingkan. Hanyalah padamu aku ingin memberikan perasaan ini, sampai pada rasa yang paling dalam ketika aku perlahan memulai asa. Kupetik setangkai bunga yang ada ketika aku tak dapat memberikan apapun yang aku harap pada sebuah ketamakan yang sangat aku benci.
Inilah hal yang aku tutup, inilah jalan yang luas, yang penuh dengan batas angan yang tak sampai kau harap kesalahan yang sangat aku damba pada sebuah asa. Jika aku mengharapkan ketika aku menemukan kasih yang tak dapat aku hadapkan permasalahan ini pada sebuah kebenaran yang hakiki.
Oh bunda, begitu besar dosa anakmu ini. Banyak hal yang sangat merugikanmu, aku benar-benar menjadi beban dlam hidup bunda… oh bunda maafkanlah segal kesalahan-kesalahan yang sangat ini bunda. Ketika jiwa ini ,erasa penat yang sangat dalam penetuan perjalanan hidup in aku sangat mengganggumu dalam segala hal. Aku mencintai bunda, aku merasa sangat membutuhkan bunda. Bunda segala doamu adalah doa-doa yang paling makbul. Di seberang jalan ini aku mulai berpikir tenang jalan hidup yang mulai berbelok, ketika aku jauh padamu.
Kutiti jalan yang penuh dengan belokan tajam yang sangat aku tak harapkan, tetapi ketika aku memimpikan sebuah jalan hanyalah jalan itulah yang harus kutuju. Aku tidak boleh petus asa, tak boleh membelokkan arah jalan yang harus kutempuh dengan jalann yang panjang pun aku harus memulainya. Sampai kapanpun aku selalu ingat tentang jalan hidup yang harus kutempuh sampai pada jalan yang panjang aku harus mendapatkan jiwa-jiwa itu,
Di sinilah aku hidup sebatang kara, aku sangat tak menentu sampai kapanpun aku harus memulai dengan sangat benar, ga boleh salah. Di sinailah jiwaku, di sinailah jalan yang harus kutempuh.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 18, 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: